Kementerian Agama Kabupaten Majalengka lepas puluhan pemudik balik ke Jakarta

Pada lebaran idul Fitri 1445 H, Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Jawa Barat melepas 1 bis pemudik yang akan balik ke Jakarta dalam 'Program Balik Mudik Gratis' Kementerian Agama serentak se-Jawa Barat, Selasa (16/4).

Update: 2024-04-17 14:06 GMT
Sumber foto: Enok Carsinah/elshinta.com.

Elshinta.com - Pada lebaran idul Fitri 1445 H, Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Jawa Barat melepas 1 bis pemudik yang akan balik ke Jakarta dalam 'Program Balik Mudik Gratis' Kementerian Agama serentak se-Jawa Barat, Selasa (16/4).

Sejumlah penumpang mengaku terbantu dari sisi ongkos transportasi dengan program tersebut, terlebih jika anggota keluarga yang berangkat dalam jumlah banyak.

Para pemudik asal Majalengka tersebut terlihat diberangkatkan menggunakan bus dari Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, 

Sebelum diberangkatkan, puluhan orang itu tampak dikumpulkan di Aula Kemenag Kabupaten Majalengka untuk didata ulang dan diberikan pengarahan mengenai teknis pemberangkatan.

Mereka juga terlihat membawa tas dan kardus yang disimpan di bagasi bus yang diberangkatkan ke DKI Jakarta kira-kira pukul 10.00 WIB tersebut.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Agus Sutisna, mengatakan, sebanyak 52 orang asal Kabupaten Majalengka yang mengikuti 'Program Balik Mudik Gratis' itu.

Bahkan, menurut dia, terdapat penumpang yang tujuan akhirnya ke Lampung, sehingga setelah tiba di DKI Jakarta bakal melanjutkan perjalanannya sendiri.

"Kami memfasilitasi pemberangkatan ke DKI Jakarta, jadi yang tujuan ke Lampung bisa melanjutkan perjalanan sendiri," kata Agus Sutisna seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Rabu (17/4). 

Ia mengatakan, program semacam itu merupakan kolaborasi Kemenag RI, Kanwil Kemenag Jawa Barat, dan Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka.

Pasalnya, Kemenag RI memberangkatkan program Mudik Gratis ke berbagai daerah, sehingga pada momen arus balik Kantor Kemenag menyelenggarakan 'Program Balik Mudik Gratis'.

"Jadi, ini program kolaborasi seluruh jajaran Kemenag untuk membantu masyarakat pada momentum arus mudik dan balik Lebaran," ujar Agus Sutisna.

Sementara salah seorang warga yang mengikuti 'Program Balik Mudik Gratis', Imas (46), mengakui program tersebut sangat membantunya untuk berangkat ke perantauan usai berlebaran di Majalengka.

"Alhamdulillah, program ini sangat membantu, karena bisa menghemat ongkos, kemarin waktu mudik saya naik bus bersama keluarga ongkosnya Rp 115 ribu perorang," kata Imas.

Namun, warga Kecamatan/Kabupaten Majalengka, itu, sempat kesulitan saat arus mudik, karena tidak ada program mudik gratis yang tujuannya langsung ke Majalengka.

"Mudah-mudahan, tahun depan ada program mudik gratis ke Majalengka, karena tahun ini adanya ke Cirebon, kan, harus tambah ongkos sendiri dari Cirebon ke Majalengka nya," ujar Imas.

Tags:    

Similar News